SwaraBhayangkara.id – Jakarta – Ketua Umum Kolaborasi Lintas Usaha Bersama Logistik Indonesia (Klub Logindo), Mustadjab Susilo Basuki, menyatakan bahwa Indonesia saat ini berada dalam “Fase Darurat Pengemudi Kompeten Bersertifikasi”, khususnya di sektor angkutan barang. Hal ini disebabkan oleh kurangnya minat terhadap profesi pengemudi, terutama di pelabuhan, akibat berbagai kendala seperti kemacetan, rendahnya ritase, dan tingginya pengeluaran.
Kondisi ini menyebabkan banyak truk dikemudikan oleh pengemudi yang belum kompeten dan bersertifikat. Mustadjab menekankan perlunya kerjasama antara pemerintah dan asosiasi untuk menciptakan cara-cara menarik guna meningkatkan minat para pencari kerja untuk berkarir di industri logistik sebagai pengemudi angkutan barang.
Salah satu solusi yang diusulkan adalah pendirian Sekolah Pengemudi yang Berkeselamatan dan Bersertifikasi. Sekolah ini diharapkan dapat mengatasi kelangkaan pengemudi yang kompeten, mempersiapkan pengemudi yang terampil dan handal untuk memenuhi permintaan lowongan pekerjaan dari dalam dan luar negeri, serta meningkatkan jenjang karir, kualitas, dan kesejahteraan pengemudi.
Selain itu, Mustadjab juga mengusulkan penyelenggaraan acara pemilihan Pengemudi Terbaik yang mendapatkan penghargaan (Award) dan hadiah (Reward) yang membanggakan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik profesi pengemudi bagi para pencari kerja di Indonesia.
Klub Logindo, sebagai wadah bagi para pengusaha logistik, berperan dalam menampung aspirasi para pelaku industri untuk memberikan kontribusi terbaik bagi tata kelola logistik Indonesia. Klub Logindo juga berupaya untuk mewujudkan kebijakan pemerintah yang sejalan dengan perkembangan industri logistik yang berkelanjutan.
Mustadjab berharap profesi pengemudi menjadi salah satu profesi yang menarik, sehingga kegiatan angkutan barang umum maupun ekspor impor dapat berjalan dengan baik, lancar, dan berkeselamatan serta memberikan kesejahteraan langsung bagi para pelaku bisnis.
Klub Logindo mengajak semua pihak untuk menanggalkan ego sektoral dan bersama-sama mewujudkan Indonesia maju dengan pengemudi yang kompeten, pengusaha logistik yang peduli, dan pemerintah yang mengayomi, sesuai dengan tema Kemerdekaan Indonesia ke-80 tahun “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” dengan motto “Together We Can, Together We Care, Together We Share” menuju Indonesia Emas 2045.
Reporter : Aji













